English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

14 Maret 2012

The Red Devils Siap Jebol Bilbao Dua Kali

Pemain sayap lincah milik Manchester United, Ashley Young, menegaskan skuadnya memiliki kualitas untuk membalikkan keadaan dari Atletico Bilbao untuk mengunci satu tempat di perempat-final Liga Europa.
Pasukan Sir Alex Ferguson dipaksa merasakan kekalahan 2-3 pada leg pertama di Old Trafford pekan lalu. Dua gol harus dilesakkan 'Setan Merah' di San Mames, hari Jumat besok, 16 Maret 2012.
Mengusung misi tersebut, Ashley Young menegaskan klubnya sanggup memenuhi tugas yang mereka emban melawan wakil Spanyol tersebut.
"Tidak biasanya kami berada di posisi ini tapi ini adalah tim dengan semangat luar biasa dan semua orang penuh percaya diri," ujar Young, seperti dilansir Sky Sport.
"Performa kami secara keseluruhan membuat kami yakin bisa mencetak gol di mana pun."
"Skema penyerangan kami belakangan ini sangat fantastis dan kami yakin bisa mencetak dua gol yang kami butuhkan," tegas pemain berusia 26 tahun itu.
Meskipun fokus MU masih terganggu oleh panasnya persaingan dipuncak klasemen Premier League, Young sekali lagi menegaskan bahwa trofi Liga Europa sama pentingnya dengan gelar manapun.
"Kami ingin memenangkan semua kompetisi yang kami ikuti dan tidak ada bedanya dengan Liga Europa," sambung Young.
"Fokus kami belum berubah sejak musim dimulai," tegasnya.
"Bilbao bermain impresif pekan lalu. Mereka adalah tim yang terus menyerang, memiliki skuad bagus dan saat itu mereka sulit kami tembus."
"Tapi saya yakin, kalau kami bisa tampil 100 persen kita bisa meraih kemenangan yang kami butuhkan disana," imbuh eks pemain Aston Villa itu.
Young sendiri tampil impresif usai kembali dari cedera. Dirinya mencetak dua gol saat menang 3-1 atas Tottenham Hotspur di White Hart Lane.
"Sangat menyenangkan bisa memberikan sesuatu," jawab Young soal aksinya akhir pekan lalu.
"Sebagai pemain sayap anda harus memberikan assist dan gol. Dan itulah yang sudah saya lakukan."
"Semoga saja ini terus berlanjut dan kami terus meraih kemenangan," tutupnya.

Arsenal Memburu Kemenangan Demi Van Persie

Arsenal menorehkan catatan manis. Tim London Utara ini berhasil menjadi satu-satunya tim yang mampu meraih lima kemenangan beruntun di pentas Premier League musim ini. Torehan yang tak mampu dibukukan dua tim teratas sekalipun, Machester United dan Manchester City.
Hebatnya, di kompetisi elit liga-liga Eropa, hanya ada dua tim yang mampu meraih lima kemenangan secara beruntun. Dua tim itu adalah Napoli di pentas Serie A dan Real Madrid di kompetisi La Liga musim 2011/2012. Bukan, AC Milan atau Barcelona.
Ironisnya, dari tiga tim yang menoreh lima kemenangan beruntun itu, hanya Arsenal yang dipastikan nirgelar pada musim ini. Di tiga kompetisi yakni Carling Cup, FA Cup dan Champions League, pasukan Meriam London telah dipastikan tersingkir.
Manchester City sukses menyingkirkan Arsenal di babak perempatfinal Carling Cup. Sedangkan Sunderland telah membungkam Robin van Persie dan kawan-kawan 2-0 di babak kelima FA Cup.
Terakhir, AC Milan memupuskan harapan Arsenal melaju ke babak perempatfinal Champions League. Arsenal harus tersingkir di kompetisi paling elit klub Benua Biru itu setelah kalah agregat 4-3 dari AC Milan.
Tak hanya itu, kemenangan 2-1 atas Newcastle United, kemarin, juga mencatatkan Arsenal sebagai satu-satunya tim dalam sejarah liga yang berhasil meraih empat kemenangan beruntun meski harus lebih dulu tertinggal lewat gol pembuka. Arsenal memang lebih dulu tertinggal sebelum akhirnya sukses menaklukkan Sunderland, Tottenham Hotspur, Liverpool dan terakhir Newcastle.

Arsenal Fokus Bidik Posisi Ketiga

Secara matematis, peluang Arsenal meraih gelar Premier League memang belum 100 persen tamat. Namun, selisih 14 poin dengan Manchester United di sisa 10 pertandingan tentu membuat peluang The Gunners sangatlah kecil. Hal itu bahkan telah diakui sang manajer Arsene Wenger yang telah 'lempar handuk'
Gestur tanda menyerah ini telah diberikan Wenger sejak Oktober tahun lalu saat Arsenal ditekuk Tottenham Hotspur 2-1 di Derby London Utara. Kini, bayangan trofi tak ada lagi dalam benak anak-anak Meriam London. Lalu apa prioritas Arsenal dengan memburu kemenangan demi kemenangan?
Jawaban itu telah diberikan langsung oleh sang profesor- julukan Wenger. Dengan gamblang, Wenger mengatakan Arsenal kini membidik posisi ketiga klasemen akhir Premier League mengingat dua posisi teratas dipastikan akan menjadi milik duo Manchester.
"Kami ingin finish setinggi yang kami bisa. Tapi ini akan sangat sulit karena kami tahu bahwa akan menghadapi pertarungan sengit dengan Tottenham, Chelsea, Newcastle United dan mungkin Liverpool," kata Wenger beberapa waktu lalu.
Di klasemen sementara Premier League, Arsenal kini nangkring di posisi keempat dengan torehan 52 poin atau tertinggal sebiji poin dari Tottenham Hotspur. Sedangkan Chelsea, Newcastle dan Liverpool mengintai di bawahnya.
Logis jika target utama Arsenal adalah menggusur Tottenham Hotspur. Keyakinan skuad Meriam London menggusur Spurs kini semakin menebal. Selain catatan manis Arsenal di lima pertandingan terakhir Premier League, kondisi Spurs kini juga tengah compang camping.
Rumor sang manajer Harry Redknapp akan menggantikan posisi Fabio Capello di timnas Inggris nampaknya sukses mengganggu konsentrasi Gareth Bale dan kawan-kawan. Buktinya, sejak Capello mundur dari kursi pelatih Inggris pada 8 Februari lalu, Tottenham harus menelan tiga kekalahan beruntun.
Spurs harus takluk dari Arsenal, Manchester United dan terakhir Everton. Kondisi inilah yang nampaknya akan dimanfaatkan pasukan Meriam London untuk tancap gas guna menggusur Spurs.

Demi Mempertahankan Robin Van Persie


Meski Arsenal kini tengah naik daun, namun bukan berarti Meriam London tanpa masalah. Semua pemain hingga jajaran manajemen The Gunners kini tengah dipusingkan dengan rumor akan hengkangnya sang bintang, Robin Van Persie.
Kehilangan Robin Van Persie tentu menjadi sebuah kerugian besar. Tak disangkal jika striker timnas Belanda ini adalah ruh permainan Meriam London. Kehilangan RVP berarti Arsenal kehilangan seorang pemimpin sekaligus mesin golnya.
Keresahan di Emirates Stadium ini dipicu dengan tak kunjungnya sang striker meneken perpanjangan kontrak. Pemain yang akan habis kontraknya pada Juni 2013 ini masih tutup mulut. Namun, banyak kalangan di Inggris yang mencoba membaca pikiran sang pemain. Nirgelar dalam lima tahun terakhir dianggap sebagai pemicu utama Van Persie berpeluang meninggalkan Arsenal.
Apapun yang ada dalam benak RVP, yang jelas kini banyak tim yang tengah mengintai RVP. Manchester City, AC Milan, Real Madrid hingga Barcelona dikaitkan dengan striker 28 tahun ini. Dan Manchester City yang tampak paling serius ingin menggoda Van Persie.
Bahkan klub milik Sheik Mansour ini siap menjadikan mantan pemain Feyenoord ini sebagai pemain dengan gaji tertinggi di Premier League. Dilansir Sunday Times, ManCity mengaku siap menggajinya sebesar 210 ribu pounds atau lebih dari Rp3 miliar per pekan. Angka yang tentu sulit ditolak.
Namun Arsenal juga tak akan tinggal diam. Mulai dari Arsene Wenger, pemain hingga manajemen The Gunners mengaku akan mati-matian untuk mempertahankan Van Persie. "Sangat jelas, kami ingin menjaga Van Persie dan kami akan mencoba segala kemungkinan agar ia memperpanjang kontraknya. Van Persie tim leader di Arsenal," tegas Wenger.
Arsenal sendiri sadar hanya ada bebarapa hal yang dapat membuat Van Persie bertahan. Selain perbaikan angka di nilai kontraknya dan tampil di ajang Champions League musim depan, Arsenal juga harus menunjukkan keseriusannya membentuk tim juara. Hal itu tampaknya juga disadari manajemen klub dan sang pelatih.
Karena itulah, Wenger kini buru-buru menyiapkan skuad untuk musim depan. Beberapa nama kini telah dikaitkan dengan Arsenal. Yang paling mencolok tentu bintang Jerman, Lukas Podolski. Pemain FC Koeln ini santer dikabarkan akan segera bergabung dengan Arsenal musim depan.
Nama lain yang mencuat yakni bintang muda timnas Maroko, Younes Belhanda dan gelandang serang Borussia Dortmund, Mario Goetze. Kedua pemain ini juga secara terbuka dikagumi Arsene Wenger. Kini tinggal menunggu apakah usaha Arsenal cukup untuk menahan Van Persie?

( http://bola.vivanews.com/news/read/295998-arsenal-memburu-kemenangan-demi-van-persie )

Prediksi Carletto Soal Laga Chelsea Vs Napoli

Mantan manajer Chelsea, Carlo Ancelotti angkat bicara soal laga hidup-mati antara Chelsea dan Napoli pada leg 2 babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis 15 Maret 2012 dinihari WIB. Carletto meramalkan, laga ini akan menjadi pertarungan sangat sengit.
Napoli berada di atas angin menyusul kemenangan 3-1 atas The Blues, 3 pekan lalu. Marek Hamsik dan kawan-kawan cukup meraih hasil imbang untuk memastikan tiket ke babak delapan besar.
Adapun Chelsea minimal harus menang dengan skor 2-0. Ancelotti percaya, John Terry dan kawan-kawan akan menerapkan permainan menyerang sejak peluit pertama dibunyikan.
"Mengingat mereka tertinggal agregat 1-3, Chelsea akan mencoba untuk memulai pertandingan dengan tempo tinggi. Mereka akan main agresif sejak menit pertama dan ini bisa membuat Napoli ketakutan," kata Ancelotti kepada Mediaset Premium, Rabu 14 Maret 2012.
Meski begitu, Ancelotti yakin Napoli tidak akan membiarkan Chelsea bermain seenaknya. Menurut Carletto, salah satu kunci kehebatan Napoli adalah memiliki deretan striker berkualitas seperti Edinson Cavani, Goran Pandev dan Ezequiel Lavezzi.
"Klub Inggris sedang tidak berada dalam periode yang baik dan ini bisa kita lihat di leg 1. Napoli memiliki keuntungan dan dapat menggunakan karakteristik terkuat mereka, yakni pertahanan dan kualitas striker saat melakukan serangan balik," ujar Ancelotti.

( http://bola.vivanews.com/news/read/296286-prediksi-carletto-soal-laga-chelsea-vs-napoli )

Setel Metallica, De Gea Kena Amuk Pemain MU

Selera musik David De Gea telah membuat rekan setimnya di Manchester United kesal. Ya, kebiasaan De Gea mendengar lagu band rock asal Amerika Serikat, Metallica, telah membuat kesal pemain MU lainnya.
Setiap pesepakbola biasanya memiliki ritual mendengar musim sebelum tampil di sebuah pertandingan, tidak terkecuali De Gea. Kiper asal Spanyol tersebut biasa mendengarkan lagu-lagu Metallica di ruang ganti pemain sebelum tampil.
Namun, De Gea menegaskan dirinya sudah tidak leluasa mendengarkan lagu Metallica dengan volume yang keras. Sebab, rekan setimnya mengeluh keberisikan di ruang ganti.
"Ketika saya memutar lagu Metallica di ruang ganti, pemain lainnya mengeluh," ujar De Gea seperti dilansir The Sun, Minggu 11 Maret 2012.
Sayang, Gary Neville sudah pensiun dari MU. Mantan kapten The Red Devils itu mungkin bisa memberi dukungan De Gea di ruang ganti. Neville memang dikenal memiliki selera musik rock, dan band idolanya adalah Bon Jovi.
De Gea sebelumnya juga membuat sensasi. Kiper 21 tahun tersebut bernazar tidak akan memotong jenggotnya hingga MU meraih gelar Premier League, atau timnas Spanyol meraih medali emas di Olimpiade 2012.

( http://bola.vivanews.com/news/read/295189-setel-metallica--de-gea-kena-amuk-pemain-mu )

Jadi Kiper Pun, Messi Tetap Fenomenal!

Pemain serba bisa mungkin dapat disematkan kepada bintang Barcelona, Lionel Messi. Setelah menjadi pembicaraan di sejumlah media massa karena mencetak lima gol saat melawan Bayer Leverkusen di Liga Champions pekan lalu, kini pemain bertubuh mungil itu kembali membuat sejumlah orang kagum.
Kekaguman itulah yang dirasakan oleh rekannya, Carles Puyol. Saat menjalani latihan pada Senin (12/3/2012), Messi kemudian mencoba posisi sebagai kiper. Lengkap dengan sarung tangan, pemain bertubuh mungil itu tampil cukup baik saat mencoba posisi itu.
Puyol pun sempat mengabadikan pemandangan tersebut dan mengunduhnya di akun Facebook miliknya. Pada foto yang disebar Puyol itu, terlihat pemain berusia 24 tahun itu "terbang" melakukan penyelamatan bak penjaga gawang berpengalaman.
"Saya telah melihatnya sekarang. Meski menjadi kiper, dia (Messi) tetap fenomenal," tulis Puyol dalam akun Facebook miliknya.
Messi memang merupakan salah satu pesepak bola terbaik di dunia. Di musim ini sejumlah rekor telah dipecahkan pemain terbaik dunia 2010 dan 2011 tersebut, salah satunya menjadi pemain pertama yang mencetak lima gol dalam satu pertandingan Liga Champions.
Sepanjang musim ini, Messi bahkan sudah menembus 50 gol dari 43 penampilannya di semua ajang. Torehan ini sangat jauh berbeda dengan raihannya musim lalu yang hanya mencetak 53 gol bersama Barcelona.

( http://bola.kompas.com/read/2012/03/14/00211842/Jadi.Kiper.Pun.Messi.Tetap.Fenomenal.)

El Shaarawy Ingin Bela Italia di Piala Dunia 2014

Meski usianya masih muda, penyerang AC Milan, Sthepan El Shaarawy memiliki keinginan besar mengenai masa depannya. Pemain berusia 19 tahun itu berharap bisa membela tim nasional Italia senior dalam Piala Dunia 2014 mendatang.
El Shaarawy merupakan salah satu pemain muda berbakat di Serie-A musim ini. Meskipun mengawali musim dengan kurang baik, namun belakangan performanya mampu meyakinkan pelatih Milan, Massimiliano Allegri. Ia pun kerap beberapa kali jadi pilihan di barisan depan "I Rossoneri". "Aku ingin mengambil bagian di putaran final Piala Dunia 2014," ujar El Shaarawy seperti dilansir Football Italia.
El Shaarawy bergabung ke Milan setelah diboyong dari Genoa akhir musim lalu. Hingga saat ini, pemain keturunan Mesir tersebut telah menjalani 20 pertandingan dan mencetak empat gol bersama Milan. Ia memulai debutnya di timnas U-21 Italia pada November tahun lalu, saat bertemu Hongaria di kualifikasi Piala Dunia U-21.

( http://bola.kompas.com/read/2012/03/13/21164586/El.Shaarawy.Ingin.Bela.Italia.di.Piala.Dunia.2014 )

"Hat-trick" Gerrard Bungkam Everton 3-0

Gelandang Steven Gerrard tampil cemerlang saat membawa Liverpool mengalahkan Everton 3-0 di Anfield dalam lanjutan Premier League, Selasa atau Rabu (13/3/2012) dini hari WIB. Gerrard memborong tiga gol kemenangan sekaligus mengakhiri rekor buruk "The Reds", yang tidak pernah menang dalam empat laga terakhir di Premier League.
Meskipun berhasil meraih tiga poin, posisi tim asuhan Kenny Dalglish itu masih berada di urutan ketujuh klasemen sementara dengan 40 poin. Sedangkan Everton berada di posisi sembilan dengan 37 poin.
Pada menit-menit awal, kedua tim menampilkan permainan menyerang. Pertandingan baru berjalan delapan menit, Liverpool sudah mendapatkan peluang emas melalui Gerrard. Sayang, peluang itu dapat digagalkan kiper Tim Howard yang melakukan penyelamatan gemilang.
Dua menit berselang, giliran Everton yang mengancam pada menit ke-10. Berawal dari aksi individu yang cukup baik, Leighton Baines memberikan umpan silang kepada Steven Pienaar yang berdiri bebas di depan gawang. Namun, bola sundulannya mampu ditepis dengan baik oleh kiper Pepe Reina.
Memasuki pertengahan babak pertama, tempo permainan masih berlangsung cepat. Kombinasi serangan yang dibangun Gerrard, Downing, dan Luis Suarez beberapa kali membuat barisan pertahanan Everton kerepotan. Namun, Everton mampu menciptakan sejumlah peluang melalui serangan balik yang cepat.
Liverpool akhirnya unggul lebih dulu melalui Gerrard pada menit ke-34. Gol berawal saat Martin Kelly melepaskan tendangan ke arah gawang yang mampu diblok kiper Howard. Gerrard yang menerima bola rebound langsung melepaskan tendangan lambung yang masuk ke pojok kanan gawang Everton. 
Ketinggalan satu gol, Everton mencoba bangkit. Denis Stracqualursi mendapat kesempatan menyamakan kedudukan pada menit ke-40. Sayang, bola sundulannya menerima umpan silang Baines masih dapat ditepis dengan baik oleh Reina.
Selepas turun minum, Liverpool tidak menurunkan intensitas serangan. Pada menit ke-51, Gerrard kembali mencetak gol, membawa Liverpool unggul 2-0. Gol itu berawal dari aksi Jordan Henderson dan Suarez di sisi kiri pertahanan Everton. Setelah berhasil melewati sejumlah bek Everton, Suarez melepaskan umpan kepada Gerrard. Tanpa ampun, Gerrard kemudian melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau kiper Howard.
Meski ketinggalan dua gol, semangat pemain Everton tidak habis. Pada menit ke-64, pemain pengganti Nikica Jelavic hampir membuat skor berubah jika bola tendangannya tidak menyamping tipis ke sisi kiri gawang kiper Reina. Sembilan menit berselang, giliran Leon Osman yang mendapat kesempatan. Sayang, tendangannya masih dapat dihalau cukup baik oleh kiper Pepe Reina.
Memasuki menit akhir, Liverpool menurunkan tempo permainan dan lebih banyak mengandalkan serangan balik. Keadaan itu dimanfaatkan Everton untuk menciptakan beberapa peluang. Akan tetapi, rapinya barisan pertahanan Liverpool membuat pasukan David Moyes frustrasi.
Memasuki injury time, justru Liverpool yang mampu menambah keunggulannya melalui Gerrard. Berawal dari serangan balik dan kerja sama yang apik bersama Suarez, Gerrard mencetak gol ketiganya sekaligus memantapkan kemenangan Liverpool 3-0.

Susunan Pemain:
Liverpool: 25-Pepe Reina, 37-Martin Skrtel, 23-Jamie Carragher. 3-José Enrique, 34-Martin Kelly, 20-Jay Spearing, 8-Steven Gerrard, 19-Stewart Downing, 14-Jordan Henderson (18-Dirk Kuyt 73), 9-Andrew Carroll, 7-Luis Suárez.

Everton: 24-Tim Howard, 15-Sylvain Distin, 6-Phil Jagielka, 3-Leighton Baines, 2-Tony Hibbert, 26-Jack Rodwell, 25-Marouane Fellaini, 22-Steven Pienaar, 23-Seamus Coleman (10-Royston Drenthe 62), 28-Victor Anichebe (7-Nikica Jelavic 61), 11-Denis Stracqualursi (21-Leon Osman 62).

Wasit: Philip Dowd

( http://bola.kompas.com/read/2012/03/14/05022998/Hattrick.Gerrard.Bungkam.Everton.30 )